
suarabarurakyat,Jakarta — 2 Oktober 2026, Malaka Muda Indonesia melakukan kunjungan kelembagaan ke Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) pada 30 September 2026. Kegiatan ini menjadi ruang bagi para pemuda untuk mengenal lebih dekat fungsi dan peran DPD RI sebagai lembaga perwakilan daerah sekaligus memahami bagaimana aspirasi daerah dapat masuk ke dalam proses kebijakan di tingkat nasional.
Dalam kunjungan tersebut, delegasi Malaka Muda Indonesia mendapatkan pemaparan mengenai DPD RI, termasuk kedudukan, fungsi, serta peran lembaga dalam membawa kepentingan dan aspirasi daerah.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan dialog dan sesi tanya jawab. Para peserta berkesempatan menyampaikan pertanyaan serta berdiskusi mengenai hubungan antara persoalan yang muncul di daerah dengan proses kebijakan di tingkat nasional.
Bagi Malaka Muda Indonesia, pemahaman terhadap lembaga negara merupakan bagian penting dalam membangun kapasitas anak muda agar tidak hanya menjadi penerima kebijakan, tetapi juga mampu memahami ruang-ruang partisipasi publik yang tersedia.

“Malaka Muda Indonesia merupakan komunitas yang concern terhadap pendidikan, sosial, dan digital. Tiga hal yang terlihat berbeda, tetapi pada akhirnya memiliki satu tujuan yang sama, yaitu masa depan anak muda,” ujar Herdandi Dwi Putra, pimpinan delegasi Malaka Muda Indonesia.
Menurut Herdandi, kunjungan tersebut juga menjadi kesempatan bagi Malaka Muda untuk melihat secara langsung bagaimana mekanisme representasi daerah bekerja dan bagaimana anak muda dapat menempatkan gagasan serta persoalan di lingkungan sekitarnya ke dalam ruang dialog kebijakan.
Kegiatan ditutup dengan kunjungan ke sejumlah bagian lingkungan kelembagaan parlemen, termasuk museum dan ruang sidang paripurna, serta sesi dokumentasi bersama.
Melalui kunjungan ini, Malaka Muda Indonesia berharap semakin banyak anak muda yang memiliki pemahaman terhadap lembaga-lembaga negara dan proses kebijakan publik. Pemahaman tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi generasi muda untuk mengembangkan gagasan yang berangkat dari persoalan nyata di lingkungan sekitar.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya Malaka Muda Indonesia untuk membangun budaya belajar, berdialog, dan menyampaikan gagasan secara konstruktif melalui berbagai ruang partisipasi publik.
Redaksi Komarudin

