suarabarurakyat.com | Jakarta – Sekjen Rakyat Advokasi Mandiri Athika Batangtaris menyambut baik, langkah pemerintah yang telah segera mengantisipasi Tarif Trump dengan memperkuat diplomatik dan konsolidasi dengan para pelaku usaha Indonesia.
Athika menilai, negosiasi yang akan dilakukan pemerintah Indonesia dengan Presiden Donald Trump penting dilakukan, untuk menyamakan perbedaan data ekspor dan impor antara Jakarta dengan Washington.
“Saya yakin dengan langkah pemerintah dapat menurunkan dan mempertimbangkan kembali kebijakannya (Trump), ujar Athika kepada wartawan, Senin (7/5/2025).
Kedepan diharapkan efek Tarif Trump tidak mengganggu ekspor Indonesia. Selain itu, pemerintah juga harus perkuat pasar di luar Amerika, seperti Eropa dan Asia.
Athika berharap dampak kebijakan Tarif Trump tidak sampai ada PHK massal.
Pasalnya, Industri yang paling terdampak meliputi tekstil, garmen, sepatu, makanan dan minuman, kelapa sawit, karet, hingga pertambangan. Seluruh sektor tersebut selama ini sangat bergantung pada ekspor ke pasar Amerika.
Kenaikan harga produk Indonesia di pasar AS membuat jumlah pembeli menurun. Hal ini otomatis menurunkan kapasitas produksi dalam negeri dan memicu PHK. Kalau produksi turun, perusahaan bisa ambil dua langkah: efisiensi dengan mengurangi karyawan, atau PHK.
“Itu harus diantisipasi pemerintah. Memperluas pasar selain Amerika sangat penting,” pungkas Athika.*







