
Jakarta, SUARA BARU RAKYAT – Rakyat Advokasi Mandiri (RAMA) lakukan audiensi dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI komisi E Fraksi Nasdem, Minggu (2/23).
Diketahui Komisi E membawahi salah satunya Bidang pendidikan, dimana Rama memberi perhatian lebih terhadap sektor ini. Rama melihat Pendidikan saat ini semakin menjadi sorotan di Indonesia, terutama pada sektor peningkatkan akses dan kualitas pembelajaran bagi seluruh lapisan masyarakat.
Rama berharap, berbagai lembaga baik pemerintah maupun non-pemerintah, terus berupaya mendorong kebijakan yang lebih inklusif dan merata di sektor pendidikan.
Menurut data terbaru dari Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek), masih terdapat kesenjangan pendidikan di berbagai daerah, terutama di wilayah terpencil dan tertinggal. Masalah utama yang dihadapi adalah kurangnya tenaga pengajar, fasilitas pendidikan yang belum memadai, serta keterbatasan akses internet yang menghambat pembelajaran daring.
Menanggapi permasalahan ini, organisasi rakyat advokasi mandiri melakuan audiensi dengan Raden Gusti Arief Yulifard, anggota DPRD DKI Komisi E fraksi NASDEM.
Rama melalui Ketua Umumnya, Iqnal Shalat Sukma Wibowo mengutarakan permasalahan pendidikan yang ada di masyarakat .
“Ada beberpa hal yang menjadi permasalahan pendidikan di masyarakat diantaranya perihal ijasah yang belum di tebus oleh pelajar, hal ini dapat berakibat putusnya jenjang sekolah ataupun gagalnya untuk melamar pekerjaan, ” Tandas Iqnal.
Berangkat dari hal tersebut, Rama mendesak agar pihak terkait ikut membantu agar pelajar yang belum bisa memperoleh ijazah segera mendapatkannya.
Sementara itu, Raden Gusti Arief Yulifard menyambut baik aspirasi dari RAMA, dan akan berupaya membantu untuk memberikan akses dalam proses penebusan ijazah bagi para pelajar.
Raden Gusti Arief Yulifard mengungkapkan Saat ini akan meminta data yang lengkap pada pihak terkait agar kedepan bantuan yang dilakukan bisa tepat sasaran .
RAMA berharap komisi E DPRD DKI segera merealisasikan pendidikan berkualitas yang bisa diakses oleh semua anak, tanpa terkecuali. Untuk itu, Rama akan terus berupaya menjembatani berbagai permasalahan pendidikan agar pihak pihak terkait bergerak seacra aktif menyelesaikan berbagai persoalan terutama di dunia pendidikan.
Kedepan Rama akan terus melakukan berbagai advokasi hal ini bertujuan menggerakkan kesadaran masyarakat dan mendorong perubahan kebijakan yang lebih efektif dengan kolaborasi antara pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, serta sektor swasta, diharapkan pendidikan di Indonesia bisa semakin inklusif dan berkualitas untuk semua.

