
Bekasi, Jawa Barat – Senin (27 April 2026)
Organisasi masyarakat Cilincing Bersatu (CIBER) menyampaikan duka cita yang mendalam atas terjadinya kecelakaan tabrakan antara Kereta Api Argo Bromo Anggrek (KA 4) dengan Commuter Line Cikarang (KA 5568A) yang terjadi pada Senin (27/4) sekitar pukul 21.00 WIB di wilayah Stasiun Bekasi Timur.
Peristiwa tragis tersebut menimbulkan korban jiwa dan luka-luka serta mengguncang masyarakat luas, khususnya para pengguna jasa transportasi kereta api. Kejadian ini menjadi perhatian serius berbagai pihak mengingat pentingnya aspek keselamatan dalam sistem transportasi publik nasional.
Ketua CIBER, Ajid Durohim, bersama seluruh jajaran pengurus dan anggota, menyatakan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada seluruh korban dan keluarga yang terdampak.
“Kami keluarga besar Cilincing Bersatu (CIBER) turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas tragedi tabrakan kereta api yang terjadi di Bekasi Timur. Semoga para korban yang mengalami luka-luka segera diberikan kesembuhan, dan bagi korban yang meninggal dunia, semoga Allah SWT memberikan tempat terbaik di sisi-Nya serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan,” ujar Ajid Durohim dalam keterangan resminya.
Lebih lanjut, CIBER mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendoakan para korban serta memberikan dukungan moril kepada keluarga yang sedang mengalami masa sulit akibat musibah ini.
CIBER juga mendorong pihak-pihak terkait, termasuk operator perkeretaapian dan instansi pemerintah, untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem operasional, pengawasan, serta standar keselamatan transportasi guna mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang.
Peristiwa ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan keamanan, keselamatan, dan pelayanan transportasi publik demi kenyamanan dan keselamatan masyarakat luas.
Demikian rilis ini disampaikan sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas sosial CIBER terhadap sesama.
Red

