Sekretaris Wilayah RAMA DKI Jakarta, Ardhan Anshari bersama dengan Ketua Divisi Media & Hub. Kelembagaan, Adi Mulyo dan Ketua Divisi Olahraga, Dimas Vidiandaru.
JAKARTA, [20 Juni 2025] – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, kembali memperluas jangkauan layanan Transjabodetabek dengan rencana pembukaan rute baru Bekasi-Dukuh Atas melalui Tol Becakayu. Rute ini akan segera diluncurkan, menyusul lima rute Transjabodetabek yang telah diresmikan sebelumnya, meliputi Alam Sutera-Blok M, PIK2-Blok M, Bogor-Blok M, Sawangan-Lebak Bulus, dan Vida Bekasi-Cawang.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, menyatakan bahwa peresmian rute Bekasi-Dukuh Atas akan dilakukan dalam waktu dekat, dengan penyesuaian jadwal Gubernur. Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Pemprov DKI Jakarta dalam meningkatkan konektivitas transportasi publik.
Tak hanya penambahan rute, Gubernur Pramono juga memberikan subsidi layanan Transjabodetabek bagi 15 golongan warga di wilayah aglomerasi Jakarta, termasuk PNS Pemprov DKI, siswa penerima KJP Plus, pensiunan, dan berbagai komunitas lainnya. Kebijakan ini sebelumnya telah dinikmati oleh warga ber-KTP Jakarta.
Menanggapi langkah strategis ini, Sekretaris Wilayah RAMA (Rakyat Advokasi Mandiri) DKI Jakarta, Ardhan Anshari, menyampaikan dukungannya. “Kebijakan perluasan rute Transjabodetabek ini adalah langkah maju yang sangat kami apresiasi. Ini akan secara signifikan mempermudah mobilitas masyarakat, baik yang tinggal di dalam maupun di luar DKI Jakarta. Lebih jauh, dengan tersedianya pilihan transportasi publik yang semakin nyaman dan terjangkau, kami optimis ini akan berkontribusi pada penurunan angka kemacetan, khususnya pada hari kerja yang seringkali padat dengan aktivitas komuter dari daerah penyangga,” ujar Ardhan.
Perluasan rute dan subsidi ini diharapkan dapat mendorong lebih banyak masyarakat untuk beralih ke transportasi publik, menciptakan solusi mobilitas yang lebih efisien dan ramah lingkungan di wilayah Jabodetabek.
Tentang RAMA (Rakyat Advokasi Mandiri) : RAMA adalah organisasi yang berfokus pada 3 Pilar: Pendidikan, Pengorganisasian, dan Advokasi. RAMA memberikan advokasi dan edukasi untuk menyelaraskan dan sinergeritas antar berbagai elemen dan pemangku kepentingan serta seluruh elemen masyarakat. [Selengkapnya di www.rakyatadvokasimandiri.id]

