Nelayan KCM Soroti Aktivitas Pelabuhan Marunda Center yang Dinilai Berdampak pada Lingkungan dan Wilayah Tangkap Nelayan

Jakarta Utara, 20 Mei 2026 — Sejumlah nelayan yang tergabung dalam Paguyuban Nelayan Kalibaru, Cilincing dan Marunda (KCM) menyampaikan keresahan terhadap aktivitas pembangunan dan operasional kawasan Pelabuhan Marunda Center di wilayah pesisir Marunda, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara.

Para nelayan menilai keberadaan pelabuhan tersebut telah masuk dan mengkapling area tangkap nelayan tradisional yang selama ini menjadi sumber mata pencaharian masyarakat pesisir. Hingga saat ini, menurut nelayan KCM, belum pernah ada sosialisasi terbuka kepada masyarakat terkait pembangunan maupun aktivitas pelabuhan tersebut.


Selain itu, warga dan nelayan juga mempertanyakan kelayakan perizinan, termasuk dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), yang dinilai belum pernah dipaparkan secara transparan kepada masyarakat terdampak.

“Kami tidak pernah mengetahui secara jelas bagaimana izin dan kajian lingkungan yang dimiliki. Padahal dampaknya sudah sangat dirasakan masyarakat,” ujar Taher perwakilan nelayan KCM.

Nelayan dan warga sekitar mengeluhkan dampak debu batu bara yang disebut berasal dari aktivitas kawasan pelabuhan. Debu tersebut dinilai mengganggu kesehatan masyarakat serta aktivitas warga di lingkungan pesisir Marunda Kepu. Hingga saat ini, masyarakat mengaku belum menerima kompensasi maupun solusi konkret terhadap dampak yang ditimbulkan.

Menurut warga, persoalan ini bukan semata penolakan terhadap pembangunan. Mereka menegaskan mendukung pembangunan yang berpihak kepada masyarakat dan tetap memperhatikan keberlanjutan lingkungan hidup. Namun, apabila pembangunan dilakukan tanpa memperhatikan keadilan sosial dan dampak terhadap masyarakat pesisir serta nelayan tradisional, maka dikhawatirkan akan memicu keresahan di tengah masyarakat.

“Kami akan segera melakukan aksi dalam waktu dekat ini bersama seluruh elemen masyarakat. Tetapi pembangunan harus berkeadilan terhadap warga dan nelayan yang terdampak. Jangan sampai masyarakat yang hidup turun-temurun di pesisir justru tersingkir,” ungkapnya.

Warga juga menyoroti dugaan pembangunan yang dilakukan tanpa memperhatikan analisis dampak terhadap arus laut. Pengkaplingan area laut dinilai berpotensi menyebabkan pelemahan arus air laut yang dikhawatirkan dapat memicu persoalan lingkungan dan bencana di masa mendatang.

Para nelayan berharap pemerintah daerah, instansi terkait, serta pihak perusahaan dapat turun langsung melakukan inspeksi dan evaluasi menyeluruh terhadap aktivitas kawasan pelabuhan tersebut, termasuk memastikan keterbukaan informasi kepada masyarakat mengenai izin lingkungan dan dampak operasional yang terjadi.

Nelayan KCM juga meminta adanya dialog terbuka antara masyarakat, pemerintah, dan pihak pengelola pelabuhan agar persoalan yang terjadi dapat diselesaikan secara adil, transparan, dan mengedepankan kepentingan masyarakat pesisir serta kelestarian lingkungan.

Red

Januar IUP

Januar IUP adalah Pimpinan Redaksi suarabarurakyat.com yang mengusung jurnalisme kritis, empatik, dan berpihak pada publik. Berpengalaman dalam advokasi sosial dan media digital, ia mendorong media sebagai ruang kolaborasi, transparansi, dan suara rakyat di era digital. - *** - “Januar IUP — Suara Baru Rakyat, Suara Rakyat.”

Related Posts

Ajid Durohim Ketua Ciber Perkuat Soliditas Organisasi, Perkenalkan Koordinator Wilayah, dan Bangun Kesamaan Visi: Bersatu, Bekerja dan Maju Bersama

suarabarurakyat JAKARTA UTARA — Organisasi Cilincing Bersatu (CIBER) menggelar kegiatan silaturahmi dan konsolidasi bersama jajaran pengurus serta para koordinator kelurahan se-Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, pada Sabtu, 17 Oktober 2026, pukul…

Continue reading
Audiensi dengan Pemerintah Kecamatan Cilincing, CIBER Dorong Kolaborasi dan Perluasan Peluang Kerja bagi Pemuda Lokal

suarabarurakyat Cilincing, Jakarta Utara — Ketua Cilincing Bersatu (CIBER), Ajid Durohim, bersama jajaran pengurus melaksanakan audiensi dengan Pemerintah Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, pada Rabu (14/10/2026), pukul 13.30 WIB. Pertemuan yang…

Continue reading

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You Missed

Dzikir Manaqib Al Barokah Pimpinan Abah Yai Erfandi Ucapkan SELAMAT HARI SANTRI NASIONAL 2026: Santri Bukan Hanya Yang Mondok, Tetapi Mereka Yang Menjunjung Tinggi Akhlak dan Adab

Ajid Durohim Ketua Ciber Perkuat Soliditas Organisasi, Perkenalkan Koordinator Wilayah, dan Bangun Kesamaan Visi: Bersatu, Bekerja dan Maju Bersama

Ketua MPC Pemuda Pancasila Jakarta Utara M. Hafidz Beserta Jajaran Pengurus Ucapkan Selamat Atas Terpilihnya Dr. H. Musa Rajekshah, S.Sos., M.HUM., Sebagai Sekjend MPN Pemuda Pancasila Periode 2026-2031

Audiensi dengan Pemerintah Kecamatan Cilincing, CIBER Dorong Kolaborasi dan Perluasan Peluang Kerja bagi Pemuda Lokal

Ketua MPC Pemuda Pancasila Jakarta Utara M. Hafidz Beserta Jajaran Pengurus Ucapkan Selqmat dan Sukses Atas Terpilihnya KPH. H. Japto S. Soerjosoemarno, S.H. Sebagai Ketua Umum MPN Pemuda Pancasila Periode 2026–2031

CIBER Bergerak Bersama Masyarakat, Dengarkan Aspirasi dan Bangun Kebersamaan di Pantai Wika Kalibaru