
Jakarta Utara, 26 Juli 2026 – Rumah Mangrove Marunda menggelar Rapat Kerja (Raker) sekaligus pemilihan ketua, pengukuhan pengurus, dan pembina dengan mengusung tema “Menguatkan Kolaborasi, Membangun Aksi Nyata, untuk Mangrove Berkelanjutan.” Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Kelurahan Marunda,

Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, Minggu (26/7/2026), pukul 08.30 hingga 11.30 WIB.
Rapat kerja ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara masyarakat, pemerintah, komunitas, serta berbagai pihak yang selama ini aktif dalam upaya pelestarian ekosistem mangrove di kawasan pesisir Marunda.

Hadir dalam kegiatan tersebut indrayanto selaku Representative manager Rumah Zakat jakarta Indra,Budi pratama environment empowerment head rumah zakat, CATIM PIC program desa lestari Rumah Zakat, Relawan Inspirasi rumah zakat Ibu Oni, Lurah Marunda Viktor, Ketua Rumah Mangrove Marunda terpilih Sukma Wiharja, Ketua RW 07 Marunda H. Aman Bogor, tokoh masyarakat Marunda Ajid Durohim, Ketua RT 03/RW 11 Yudhi, Ketua RT 03/RW 07 Usman, serta Kelompok Tani Mangrove Marunda dan para pegiat lingkungan.

Dalam rapat kerja tersebut, peserta membahas berbagai agenda strategis sebagai arah gerak organisasi selama periode kepengurusan baru, meliputi:
Evaluasi Program Kerja Tahun 2025.
Penyusunan Program Kerja Tahun 2026.
Pembahasan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).
Pembentukan Bidang dan Penunjukan Koordinator.
Penyusunan Kalender Kegiatan Tahunan.
Penetapan Target Penanaman Mangrove Tahun 2026.
Seluruh agenda dibahas secara terbuka dengan mengedepankan semangat kolaborasi dan partisipasi seluruh anggota guna menghasilkan program yang terarah, terukur, serta memberikan manfaat nyata bagi kelestarian lingkungan pesisir Marunda.

Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan pemilihan Ketua Rumah Mangrove Marunda. Melalui musyawarah, Sukma Wiharja dipercaya untuk memimpin Rumah Mangrove Marunda periode 2026–2029.

Selain pengukuhan ketua dan jajaran pengurus baru, tokoh masyarakat Marunda Ajid Durohim juga diberikan amanah sebagai Pembina Rumah Mangrove Marunda, sebagai bentuk penghargaan atas kepedulian dan kontribusinya dalam mendukung pelestarian lingkungan serta pemberdayaan masyarakat pesisir.

Ketua terpilih Sukma Wiharja menyampaikan komitmennya untuk membawa Rumah Mangrove Marunda menjadi organisasi yang semakin solid, aktif, dan mampu melibatkan berbagai elemen masyarakat dalam menjaga kawasan pesisir melalui kegiatan konservasi, edukasi lingkungan, hingga pemberdayaan masyarakat.

“Melalui kepengurusan yang baru ini, kami ingin memperkuat kolaborasi dengan pemerintah, dunia usaha, komunitas, serta masyarakat agar gerakan pelestarian mangrove tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi menjadi gerakan bersama yang berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara itu, Ajid Durohim menyampaikan bahwa pelestarian mangrove merupakan tanggung jawab bersama karena keberadaan hutan mangrove memiliki peran penting dalam menjaga ekosistem pesisir, mencegah abrasi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai potensi ekonomi berbasis lingkungan.

Ia berharap kepengurusan baru mampu menjalankan seluruh program kerja secara konsisten dan menjadi contoh bagi komunitas lingkungan lainnya.
Dengan terselenggaranya rapat kerja ini,

Rumah Mangrove Marunda optimistis mampu memperkuat langkah nyata dalam menjaga kelestarian kawasan pesisir Jakarta Utara melalui program-program konservasi yang berkelanjutan, peningkatan jumlah penanaman mangrove sepanjang tahun 2026, serta membangun kolaborasi yang semakin luas dengan seluruh pemangku kepentingan.
Redaksi Komarudin.


